Kamis, 31 Maret 2016

Sepuluh Ribu Centimeter

Darojat yang sudah belajar hitung-menghitung tingkat lanjut sudah bisa menghitung sampai perkalian. Perkalian dua digit sudah bisa dengan metode bersusun. Kapan hari diminta Ibu mengerjakan tabel perkalian dari 1 x 1 hingga 10 x 10. Darojat bisa. Alhamdulillaah.

Tadi pagi saat nonton acara di BBC Earth tentang danau fosil yang tersembunyi di bawah Gurun Kalahari, Afrika, Darojat berhasil menghitung cepat kedalaman danau. Dikatakan sang narator bahwa kedalaman danau itu 100 meter. Darojat langsung berkata dengan takjub, "Waaah...100 meter? 10.000 centimeter?"

Ibu buru-buru membangunkan Ayah dan bertanya, "Yah, 100 meter itu berapa centimeter?"
Jawab Ayah, "10.000."
Ibu pun berkaca-kaca teharu.

Subhanalloh, Darojat.

Minggu, 13 Desember 2015

Menulis Huruf Hijaiyah Sambung

Darojat sudah mulai bisa menulis huruf hijaiyah. Huruf sambung juga sudah bisa.

Saat Ibu dan Ayah sedang di kamar, Darojat tiba-tiba mengirimkan tulisan ini:

Ow, subhanalloh. Ayah ditulis pakai ha ringan ya.

Lalu ada kiriman lagi tulisan hijaiyah sambung:

Huruf qolqolah ternyata :-D

Jumat, 06 November 2015

Terobsesi Waqof

Darojat mulai belajar Iqro'. Di sekolah dimulai dari jilid 1. Berhubung di rumah Ibu punya buku Iqro' yang berisi enam jilid, Darojat pun mulai membuka-buku jilid di atasnya.

Jilid 2 menjadi favorit Darojat karena huruf hijaiyah memang sudah dikuasainya 98%. Tapi...bukan cuma jilid 2 yang dilirik. Jilid di atasnya juga. Dan sampai di bagian waqof. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan Darojat. Sampai Ibu kewalahan menjawabnya.

Bagus, Darojat. Teruslah penasaran, Nak. Dan teruslah belajar membaca huruf hijaiyah. Semoga tak lama lagi kau bisa membaca Al-Quran.

Senin, 02 November 2015

Ibunya Dua

Darojat sedang ngobrol sambil guyon-guyon dengan Mas Damar. Topiknya tentang keluarga: ayah dan ibu. Di tengah obrolan itu Darojat berkata, "Besok kalau aku menikah, ibunya dua."

Hah? Ibu pun cuma bisa ketawa sendiri dari kamar.

© dunia darojat
Maira Gall